Alasan Menulis Blog Versi mariatanjungmenulis.xyz

43 komentar

Alasan Menulis Blog Versi www.mariatanjungmenulis.xyz


Alasan Menulis Blog Versi mariatanjungmenulis,  si pemilik blog yang kadang sempat menyesal dengan nama brandingnya di blog 


Saya pun ingin mengganti nama tersebut menjadi sesuatu yang unik untuk dibaca tapi sepertinya sudah tidak mungkin lagi. Baiklah, akan saya mulai untuk bercerita yaaa....
Assalamu alaikum konco blogger dimanapun kalian berada. Piye kabare ? Saya doakan semoga segala aktivitas yang konco blogger lakukan hari ini mendapat kemudahan dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa. Saya sendiri pun sadar bahwa pandemi yang terjadi saat ini sedikit mempersulit ruang gerak kita untuk beraktivitas. Namun apapun yang terjadi kita harus tetap semangat agar dapur tetap mengebul dan jangan lupa pasrahkan hasil usaha kita kepada Tuhan. Pada kesempatan ini saya ingin mencoba bercerita mengenai alasan saya menulis di blog mariatanjungmenulis yang sudah berjalan satu tahun.

Bulan September ini sudah setahun saya menulis di blog. Sebenarnya ini bukan suatu hal yang disengaja. Karena awalnya saya ikut komunitas menulis yang mengharuskan untuk menulis di blog maka saya terpaksa mengisi blog yang sudah lama tak saya tinggali. Kata terpaksa kali ini menurut saya membawa dampak positif karena dari blog pergaulan serta pengetahuan saya bertambah luas.

Mengapa saya bilang pengetahuan bertambah luas karena banyak profesi yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui, sekarang justru ingin terjun ke dalamnya. Sebut saja blogger, influencer dan content creator. Selain pengetahuan, tentu sisi positif lainnya adalah pergaulan saya bertambah tidak hanya seputar kantor dan arisan PKK, hehehe. Saya banyak menjadi anggota grup blogwalking di Whatsapp dan media sosial seperti Facebook.


Related Post : Alasan menulis blog versi Halaman Sekolah



Nah, mungkin kalau ada konco blogger yang penasaran kenapa sih saya tertarik bergabung di beberapa komunitas menulis sampai sekarang maka jawabannya adalah saya ingin mulai melakukan suatu kegiatan sebagai persiapan pensiun. Sempat bingung kegiatan apa yang akan saya lakukan untuk mengisi waktu di hari tua kelak. Akhirnya saya memutuskan untuk MENULIS

Sebenarnya saya itu bukan pribadi yang gemar membaca atau menulis. Saya aja gak punya buku diary layaknya ABG pada umumnya di masa itu. Di saat saya memutuskan untuk menekuni dunia kepenulisan, sempat terpikir dalam benak ini "apa iya saya bisa menulis ? kan saya gak punya bakat menulis ya!"

Ternyata saya salah jika beranggapan kalau menulis itu harus dimulai karena seseorang  itu berbakat. Menulis dan membaca bisa dilakukan oleh semua individu tanpa terkecuali asalkan memiliki tekad yang kuat. Semua berawal dari mulai rutin menulis dan membiasakan diri untuk membaca tulisan orang lain. Kenapa menulis harus diiringi dengan membaca juga ? Agar kita bisa memperkaya kosa kata untuk kemudian dikembangkan dan dituangkan menjadi tulisan versi kita. Ketika sedang tidak ada ide untuk menulis, saya sering memulai dengan membaca buku terlebih dahulu. Entah karena sugesti, tak lama setelah membaca buku, ide akan mengalir dengan sendirinya dan menghasilkan tulisan.


Yuk Kepoin Juga : Merangkai 500 Kata Setiap Hari



Ohya disini saya juga menambahkan agar tidak menjadikan kalimat "tidak punya waktu" , "tidak sempat" sebagai alasan untuk tidak menulis. Karena dulu saya pun pernah berdalih dengan alasan seperti itu di saat memulai untuk menulis. 

Setelah beberapa bulan saya mulai rutin menulis terutama di blog. akhirnya saya mulai dapat menjelaskan alasan mengapa menulis di blog, antara lain :


Self Healing

Kadang dalam hidup ini banyak sekali lika-liku ya harus kita lalui, gak cuma kesenangan melulu yang kita dapatkan, namun juga rasa sedih menyeruak dari dalam hati. Mungkin tidak semua  kesedihan bisa kita ungkapkan melalui tulisan namun dengan menulis setidaknya hati kita menjadi plong.

Senang Berbagi Kisah Yang Terjadi Di Sekitar Saya


Saya paling senang kalau bisa bercerita mengenai kejadian yang saya alami lalu saya tulis untuk kemudian diambil hikmah. Seperti dalam salah satu postingan saya ini yang ingin membuka wawasan para lelaki untuk tidak menghamburkan uang ketika akan menikah. Kebetulan saya memiliki teman kerja dengan kisah seperti itu sehingga saya ingin menuliskannya di blog.

Mencoba Peruntungan Menghasilkan Uang


Ini merupakan alasan kuat awal menulis di blog walau kemudian niat tersebut saya luruskan kembali. Bagaimana mau mendapatkan uang dari ngeblog kalau tampilan blog saya masih amburadul, peringkat DA juga ga naik-naik dan faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi performa blog. Yang terpenting adalah untuk selalu konsisten menulis di blog dan rajin untuk membagikan tulisan kita di media sosial. Urusan mendapat cuan itu bagi saya sekarang bonus. Kalau udah rezeki, Insha Allah ga akan lari dikejar kok.


Tanggal 28 Agustus 2020 merupakan hari yang membahagiakan bagi saya. Saya diberi kesempatan oleh Mas Irwin untuk bergabung bersama teman-teman yang lain ke dalam Kelas Growth Blogger atau yang disingkat dengan KGB. Kelas KGB ini diadakan di forum group Whatsapp dimentori oleh para coach yang keren dan berbakat. Bertemu dengan teman-teman baru lagi nih, pikir saya kala itu. Walau sebagian sudah ada yang saya kenal namun beberapa nama anggota grup masih baru di telinga. Ah kesempatan emas ini kapan lagi datang dan saya bertekad akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Tibalah tanggal 1 September 2020 materi pertama mengenai kepenulisan diberikan oleh Mbak Monica Anggen. Saya salut dengan Mbak Monica yang telah banyak menerbitkan buku. Beberapa buku karya Mbak monica Anggen diantaranya :
  • Nggak Usah Kebanyakan Teori Deh…! 
  • Yakin Selamanya Mau Di Pojokan?! 
  • 99 Cara Berpikir ala Sherlock Holmes. 
  • 99 Cara Mengasah Intuisi ala Sherlock Holmes. 
  • 99 Cara Perbedaan Mengelola Waktu Miliarder vs Orang Biasa. 
  • 99 Cara Bangkit dari Keterpurukan Miliarder vs Orang Biasa

Kalau menurut mbak Monica ketika kita memantapkan diri ingin menekuni dunia kepenulisan setidaknya harus ada motivasi sebagai penguat jikalau nantinya apa yang kita lakukan tidak sesuai harapan. Saya pribadi setuju yang dikatakan beliau mengingat setahun menggeluti dunia menulis masih ada beberapa hal yang belum sesuai dengan ekspektasi saya. Salah satunya keinginan saya mendapatkan uang dari menulis di blog yang sampai saat ini masih jalan di tempat. 

Bulan Januari 2020 saya pernah mendapatkan tawaran content placement dan setelah itu belum ada lagi tawaran yang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Kecewa ? Nggak Donk ! Saya tidak mau kecewa sebab kalau kecewa tentu sudah ga nulis lagi di blog donk ya. Malah hal tersebut yang memacu saya untuk mengikuti lebih banyak komunitas blogger. 

Akhir kata, materi yang disampaikan oleh mbak Monica cukup membuat saya manggut-manggut. Bukan karena tidak paham lho ya, namun lebih kepada "ternyata selama ini saya belum menerapkan yang mbak Monica jelaskan". Diantaranya prinsip 5W plus 1H, membuat outline terlebih dahulu hingga menggunakan EYD alias Ejaan Yang Disempurnakan. 

Ada penjelasan lain dari Mbak Monica yang menurut saya ini "gue banget" yaitu TULISANMU ADALAH DIRIMU. Saya termasuk pribadi yang suka menulis berdasarkan kejadian nyata di sekeliling saya. Tentu diolah sedemikian rupa agar tulisan yang saya hadirkan tidak seperti "ngrasani" orang lain. Hehehe. Sebenarnya saya ingin menceritakan hal tersebut untuk diambil hikmahnya bagi teman-teman yang membaca tulisan saya. 

Menulis bukan saja sebagai penyaluran hobi kita semata namun juga bisa untuk self healing. Saya sangat merasakan manfaat positif dari menulis. Mungkin tidak untuk jangka pendek namun manfaat menulis bisa kita rasakan beberapa tahun ke depan. Jalan panjang menulis saya akui berliku dan penuh godaan namun Alhamdulillah saya masih konsisten sampai setahun ini.

Yuk, kita mulai membiasakan diri menulis sejak dari sekarang. Tidak ada kata terlambat.
maria8181
Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

43 komentar

  1. Prinsip 5w+1h itu kadang suka daku lupakan saat menulis, padahal tanpa disadari itu juga udah jadi sebagai kerangka tulisan juga ya

    BalasHapus
  2. Alasan menjadikan menulis sebagai aset untuk pensiun nanti sepertinya bakal jadi alasan tambahan saya juga. Hehe

    BalasHapus
  3. Iya Maria, dari sejak kerja ampe resign akhirnya aku netapin diri jd blogger aja deh. Biar skill menulis yg dimiliki bisa berkembang dan menghasilkan, baik manfaat dunia akhirat juga materi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisanmu adalah dirimu. Betul betul betul. Karakter orang bisa diliat dari gaya menulisnya.

      Hapus
  4. Aku banget nih...Kadang 5W+1H, seringnya malah lupa. Nulis aja sekenanya. Apalagi kalo nulis blog pake SEO²an...hrs lebih mikir lagi deh...

    BalasHapus
  5. Wah ini pasti tugas KGB yah. Terkadang kita melupakan aturan 5W+1H ini sehingga membuat kita lupa aturan tersebut.

    BalasHapus
  6. Aku apalagi kak 5W1H ga tau kemana, menulis bisa menjadi jejak juga untuk memori nantinya ya kak

    BalasHapus
  7. Bener Mbak. Menulis sama seperti keterampilan lain. Bukan cuma butuh bakat, tapi lebih ke diasah terus menerus biar makin mahir.

    BalasHapus
  8. Selamat berkarya Kak, semoga bisa semakin sukses ke depannya. Menulis bisa menjadi terapi diri itu benar sekali ya

    BalasHapus
  9. Setuju mbak Maria..menulis bisa jadi therap vself healing drpd ghibah mending nulis yg ber 5w 1 h semangat mbak

    BalasHapus
  10. Mba Maria semangat terus yaaa. Ikut seneng deh akuuu. MasyaAllah. Ngeblog emang nyenengin wkwkwk. I adore you mba Marrr

    BalasHapus
  11. Wah ternyata mba Maria masuk kelas Growth Blogger yg bulan ini ya... Semangat mba. Terus berjuang sampai akhir yaa... Semoga yang di cita citakan dari menulis dapat tercapai

    BalasHapus
  12. Benar sekali mbak, menulis itu bukan hanya masalah bakat. Siapapun dia asalkan mau belajar dan memiliki tekad yang kuat pasti bisa menulis

    BalasHapus
  13. Penasaran mau tanya kalau berkenan, kenapa pakai domainnya .xyz mbak untuk menulis blog?

    BalasHapus
  14. Bener mbak...
    motivasi nulis nggak boleh mati hanya karena sepi tawaran content placement.
    Semangat bareng yuk...

    BalasHapus
  15. Seru ya baca "alasan menulis" tiap orang, dari pengalaman terpaksa sampai akhirnya terbiasa :D

    Semangat selalu menginspirasi mbak Maria :D

    BalasHapus
  16. Suka sama alasan menulis yg self healing, bener banged ya Mba Maria... saya pun, tambah rajin nulis sepeninggal almarhum ayah saya, karena banyak nulis di FB akhirnya saya mencurahkan kesedihan ke blog.

    Btw, maknyuss ya kunci sukses menulis dari Mbak Monica.

    BalasHapus
  17. Permasalahanku juga sama ya mba, DA nggak naik-naik dan kadang susah mau konsisten menulis.

    BalasHapus
  18. Nah setuju nih sama alasan nulisnya buat self healing. Emang kebantu banget sih dengan menulis jadi berasa plong.

    BalasHapus
  19. Bener banget. Saya sekarang mulai menerapkan 5W + 1H mbak. Juga membuat outline. Sangat membantu ternyata. Pilihan menulis sata pensiun. Pilihan brilliant. Semangat ya Mbak... Saya pun juga hehehe

    BalasHapus
  20. Saya juga tipe orang yang belum terlalu bisa bikin tulisan dengan menerapkan 5W+1H.

    Terlalu mengejar adsense membuat saya membuat tulisan yang hanya memuaskan mesin pencari.

    Saya lupa bahwa tujuan utama artikel yang saya tulis untuk dibaca oleh manusia, bukun robot google.

    Untuk bisa diterima di KGB, dan materi dari mbak Monica Anggen bener-bener menyadarkan saya perihal blogging yang seharusnya.

    BalasHapus
  21. Semangat terus ya mbak. Jangan kasi kendor. Btw, menulis memang paling enak yang deket sama kegiatan dan pengalaman kita ya mbak.

    BalasHapus
  22. Keren.. semangat terus mba, terus berkarya ya mba😊

    BalasHapus
  23. Aku sendiri kadang lupa Merapi 5w+1h mba. Apalagi kalau udah deadline, hehe. Semenjak ngeblog, aku jadi terbuka sama dunia kepenulisan. Dulu sempat minder juga karena gak bakat nulis

    BalasHapus
  24. Menulis itu memang kadang butuh motivasi ya mbak, setuju banget sama materi yang dibagikan Mbak Monica

    BalasHapus
  25. Setuju bangett...menulis itu bisa dilatih. Dan semakin dilatih semakin pintar kita menulis. Yang penting memang rajin membaca. Biar muncul terus idenya. Salut sama mb Monica,,yang sebulan habis 7-10 buku..apa kabar saya, yang kadang 1 buku pun ga rampung...

    BalasHapus
  26. Selalu semangat menulis ya mbak, awal-awal kita nulis kelihatan sekali bedanya dengan sekarang ya.

    BalasHapus
  27. saya jsering lupa prinsip 5W+1 H ini loh mbak huhuhu ...
    Btw selamat berusia 1 tahun blognya yaa.
    Kalau liat jumlah postingan mbak sebetulnya sudah banyak banget tiap bulannya, bahka ada yang melebihi jumlah hari dalam bulan itu ... wow.

    Semangat belajar di kelas menulisnya yaa

    Saya sendiri suka banget baca buku, tapi suka terdistraksi mbak. Jadi banyak tidak menuntaskan buku dan malah beralih ke burku baru huhu

    BalasHapus
  28. Prinsip 5W 1H adalah kunci tulisan namun Kita sering lupa untuk menggunakannya

    BalasHapus
  29. Aku juga suka berbagi kisah yang dialami, merasa klo orang lain juga harus tahu karena ada pelajaran di dalamnya.

    Semangaaat mba. Kita berjuang bersama.

    BalasHapus
  30. Iya bener menulis bisa selfhealing.. bisa juga evaluasi apa yang kurang dan apa yang harus di pertahankan... semangat mb :)

    BalasHapus
  31. Wah bener banget, nulis bisa jadi self healing. Aku sendiri sering banget nulis sebagai pelarian kalau lagi sumpek

    BalasHapus
  32. Tentang poin menghasilkan uang itu bener banget sih. Bonus berupa materi ada aja jalannya kalau kita rajin ngeblog.

    BalasHapus
  33. selamat satu tahun untuk mariatanjungmenulis,xyz. seneng sekali bertemu temen2 bloger yang sregep dan inspiratif.

    masih peer banget nih untuk memperhatikan 5w+1h. Semoga next blogpost bisa dipraktekin

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. Sejatinya, ketika seorang penulis menulis, ia menjalani dua peran yaitu sebagai pembaca (orang lain dan diri sendiri) sekaligus menjadi peramu kata.
    Itu alasanku, kenapa 5W+1H dkk penting ketika nulis.
    Btw, semangatnya mbk matia sampai di hati. Makasih mbk. Barakallah

    BalasHapus
  36. Iya Mbak. Memang menulis di blog itu menjadi media yang tepat untuk berbagi pengalaman dan berbagi rasa.

    BalasHapus
  37. yup, setuju mbak, tidak ada kata terlambat untuk memulai

    BalasHapus
  38. Good luck, Mbak Maria ������

    BalasHapus
  39. Saya suka membaca tapi tidak dengan menulis. Jaman ABG punya diary tapi koleksi aja, kan bentuknya cantik-cantik mbak.

    Mencoba peruntungan didunia blog iseng aja, ada terbesit kualitas tulisan tapi saya percaya kekuatan latihan terus menerus bisa membalikkan keadaan.

    BalasHapus
  40. Saya masih blom bisa terapin 5W1H padahal kalo terapin ini tulisan kita jadi lebih baik ya mba :)
    Sedang berusaha konsisten smoga bisa :)

    BalasHapus
  41. Saya juga gak punya buku diary, sempat menyesal kenapa gak nulis tentang momen-momen yg spesial gitu dari dulu. Asyik juga kalo misalnya saya konsisten menulis di diary sejak bangku sekolah, kalo dibaca lagi duhh pasti byk hal receh.

    Ya apa boleh buat, tidak ada kata terlambat. Menulis di blog juga bisa dijadikan diary ehehe

    BalasHapus
  42. Benar sekali yang dibilang mbak monica ya mbak, selalu lupa sama prinsip dan aturan dasar awal ngeblog nih saya

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email