Siapa sih yang tidak mengenal ayam geprek ? Tentu semua orang pernah menjumpai hidangan ayam geprek, baik itu di restoran sampai kelas kaki lima. Biasanya kalau kaki lima ayam gepreknya tidak bisa makan ditempat melainkan harus dibawa pulang karena tempatnya yang minimalis. Di Surabaya aku pernah menemukan penjual ayam geprek di gang-gang perkampungan. Hal ini menunjukkan bahwa menu ayam geprek sudah menjadi favorit hampir di semua lapisan masyarakat.

Ayam geprek tentu tak lengkap jika disajikan tanpa nasi putih atau mie instant. Biasanya aku suka makan ayam geprek dengan mie instant karena dalam benakku kalau pakai nasi terlalu berat (padahal modus saja karena diriku penggemar mie instant, hehehe).

Booming ayam geprek awal mulanya aku tidak tahu sejak kapan pastinya. Namun jika diperhatikan, semenjak selebritis Ruben Onsu membuka usaha Geprek Bensunya, setelah itu menjamur usaha makanan sejenis dengan berfokus pada geprekan. Geprekan yang di masak pun tidak hanya ayam geprek saja namun bisa diganti varian lain seperti, jamur geprek, tahu crispy geprek  atau bahkan terong pun bisa di geprek. Semua tergantung selera si pembeli saja. 

Pada kesempatan kali ini aku akan merewiew 3 tempat yang fokus menjual geprekan yaitu Geprek Bensu, Ayam Keprabon, dan Mr. Suprek.

1. Geprek Bensu

    Sepertinya tidak perlu diragukan lagi dengan kepiawaian Ruben Onsu dalam menjalankan bisnis kulinernya. Salah satu kuliner favoritku yang selalu menjadi menjadi tujuan terakhir jika sedang mager adalah Geprek Bensu. Selain jaraknya cukup dekat dari rumah, harganya standar tidak terlalu mahal untuk ukuran bisnis artis. 
         Ayam yang disajikan di Geprek Bensu lumayan besar sih menurutku sehingga. Kita juga bisa memilih level kepedasannya mulai dari level 1 sampai 5. Tapi aku sarankan sebaiknya level 1 sudah cukup bagi yang tidak suka pedas. Selain disajikan dengan nasi, ayam gepreknya bisa bersanding dengan mie instant lho. Memang lebih mahal dua ribu rupiah tapi tidak masalah bagi pecinta mie instant.
         Untuk kalian yang ingin makan di Geprek Bensu harap bersabar ya, karena yang datang lebih banyak orderan online sehingga jika sedang ramai-ramainya aku bisa menunggu sekitar 20 menit hingga makanan datang. Kalau bagiku sih no problem, karena mie gepreknya juara banget bagiku (bukan promosi lho, hehehe).

2. Ayam Keprabon

          Dulu aku mengira Ayam Keprabon ini seperti ayam bakar atau ayam goreng yang berbumbu khas nusantara. Ternyata perkiraanku salah, Ayam Keprabon salah satu kuliner yang menjual geprekan juga. Mungkin bagian dari strategi marketing juga dimana dengan nama yang unik akan menimbulkan rasa penasaran pembeli sehingga ingin mencobanya.
Di Ayam Keprabon ini sepertinya aku tidak menemukan menu mie gepreknya sehingga hidangan satu-satunya hidangan adalah nasi beserta ayam geprek dengan varian paketnya.
            Sama seperti Geprek Bensu, Ayam Keprabon pun lebih banyak di datangi orderan online. Aku pernah makan di Ayam Keprabon dan di sekelilingku banyak laki-laki berjaket hijau duduk bukan untuk makan melainkan menunggu orderan mereka siap untuk di pick up. Di sini pelayanan bisa dikatakan cepat karena aku perhatikan untuk orderan online ditangani bagian tersendiri.
             Untuk ukuran ayamnya menurutku Ayam Keprabon berbeda karena bukan ayam utuh yang di geprek dan disajikan kepada pengunjung. Aku melihatnya seperti ayam utuh yang di geprek lalu potongan-potongan geprekannya disajikan kepada pengunjung. Kelebihan dari cara penyajian seperti ini kita tidak akan menemukan tulang ayam dalam hidangan ini.

3. Mr. Suprek

           Tempat makan dengan jargon "Jagonya Susu dan Ayam Geprek" ini memiliki gerai yang lumayan banyak di Surabaya. Tadinya aku berpikir apakah benar nanti ayam gepreknya disajikan dengan susu. Ternyata bukan seperti itu. Mr. Suprek ternyata menjual minuman susu juga mulai dari cappucino sampai green tea. 
          Yang unik dari Mr. Suprek ini adalah nasi yang di sediakan ada 2 pilihan yaitu nasi uduk dan nasi putih biasa. Itupun dengan sistem all you can eat alias ambil sepuasnya. Tapi kalau untuk ayamnya tetap harus bayar sesuai paket yang dipilih, hehehe. Untuk ukuran ayam di Mr. Suprek hampir sama penyajiannya dengan Ayam Keprabon.
          Selain nasi yang bisa ambil sepuasnya, air minum yaitu es teh juga dapat kita ambil sepuasnya. Namun rasanya bagi saya hal yang mustahil jika harus ambil es teh berkali-kali karena satu gelas saja rasanya sudah kenyang. Makan tanpa sayur rasanya kurang lengkap donk. Nah, di Mr. Suprek disediakan sayur sop gratis lho. Ambilnya pun sepuasnya. 

Demikian ulasan singkatku mengenai kuliner ayam geprek yang ada di kota Pahlawan. Mungkin di kotamu pun juga banyak yang menjual ayam geprek sebagai main course atau hidangan utama. Selamat mencoba !

Credif foto : google