Berbelanja di E Commerce

belanja online


Di era milenial saat ini kemudahan dalam mengakses berita begitu mudahnya sehingga hampir semua informasi baik yang positif maupun negative dapat kita terima. Begitu juga halnya dengan pemenuhan kebutuhan pokok yang semakin dipermudah dengan adanya teknologi. Di masa pandemi yang belum kita tahu kapan akan berakhir membuat kegiatan dalam pemenuhan kebuhan pokok rumah tangga sangat terbatas geraknya.
 
Hal inilah yang menyebabkan penjualan melalui aplikasi E Commerce naik daun karena bisa menyediakan barang-barang secara online. Aplikasi E Commerce merupakan kumpulan pada pelaku UMKM yang berada dalam satu wadah dimana mereka bisa memperjual belikan barang ke masyarakat secara online dan dipercaya karena terdapat rekening bersama.
 
Masyarakat yang menjadi pembeli di aplikasi E Commerce ini tidak perlu khawatir akan penipuan karena rekening bank yang dimiliki merupakan rekening bersama milik Tokopedia dan Bukalapak. Sehingga jika barang gagal dikirim maka dana akan dikembalikan ke pembeli.

Mengapa harus berbelanja melalui E Commerce

Ada beberapa keunggulan ketika kita berbelanja melalui aplikasi E Commerce khususnya di masa pandemic, antara lain :

  • Tidak perlu berkerumun dengan orang banyak
  • Lebih aman dalam bertransaksi karena tidak perlu mambawa uang dalam jumlah besar
  • Lebih terpercaya ketika membeli barang
  • Variasi barang yang dijual lebih banyak
  • Layanan lebih memuaskan karena dapat dinilai oleh pelanggan. Dari penilaian pelanggan itulah akan menjadi dasar saya dalam memilih lapak untuk berbelanja barang yang dibutuhkan.
Ada dua aplikasi E Commerce yang menjadi langganan saya dalam berbelanja yaitu Bukalapak dan Tokopedia. Bukan bermaksud promosi namun karena sudah menjadi kebiasaan saya ketika sulit mendapatkan barang di toko offline maka pilihan berikutnya adalah belanja online yang biasanya lebih banyak variasi barang ditawarkan.

Saya mengenal dua aplikasi tersebut sejak awal memiliki smartphone sehingga rasanya malas untuk berganti atau mencari alternatif aplikasi E Commerce lain. Namun tak menutup kemungkinan saya bisa berganti layanan apabila barang yang dicari sedang tidak ada.

Adapun alasan mengapa saya sering berbelanja di Bukalapak dan Tokopedia antara lain:
  • Aplikasi yang sudah lumayan lama berdiri
Menurut sumber yang saya baca aplikasi Bukalapak lahir di tahun 2010 namun mulai berkembang di tahun 2017. Sedangkan Tokopedia sendiri mulai berdiri tahun 2009. Saya sendiri tidak hafal lebih tepatnya kapan dua aplikasi ada di smartphone saya namun bisa dibilang keduanya merupakan pionir ketika E Commerce sudah mulai hadir di Negara  kita.
  • Mudah digunakan
Aplikasi ini mudah dalam navigasi ketika akan memilih barang yang akan dibeli apalagi saya yang cenderung sering tidak bersahabat dengan gadget alias gaptek. 

Pembayarannya pun bisa kita lakukan dari rumah misal menggunakan internet banking atau virtual akun. Ohya, berbelanja di E Commerce dijamin Insha Allah bebas dari penipuan loh. Karena rekening yang digunakan untuk transfer pembayaran adalah rekening bersama yang digunakan oleh Tokopedia atau Bukalapak.

Setelah membayar pesanan ada batas waktu dimana pelapak itu memproses dan mengirim pesanan ke saya sebagai pembeli. Jika tidak dapat memproses sesuai waktu yang ditentukan maka dana akan dikembalikan ke akun kita.

Ohya, sekadar info saja jika di Tokopedia akan dijelaskan akun yang sudah tidak aktif lebih dari 30 hari agar kita lebih waspada ketika hendak berbelanja di lapak tersebut. Sebagai contoh ketika saya ingin membeli barang rumah tangga dan tertarik pada satu lapak, dan ketika saya klik lapan tersebut ada pemberitahuan dari Tokopedia bahwa lapak itu sudah tidak aktif lebih dari 30 hari.

Wah, saya jadi berlega hati donk karena tidak jadi eksekusi barang yang ingin dibeli. Kebayang ga kalau tidak ada pemberitahuan itu dan saya udah telanjur beli sedangkan lapaknya ternyata tidak aktif selama satu bulan bahkan sudah tutup, maka harus bersabar menunggu dana dikembalikan oleh Tokopedia. Pasti perlu waktu untuk pengembalian dana, sementara jika kita butuh cepat gimana donk!
  • Sering mendapat promo
Karena sudah lama menjadi pengguna dua aplikasi tersebut maka saya sering mendapat fasilitas promo apalagi jika pembayarannya dilakukan dengan dompet digital. Namun saya lebih sering mengambil promo bebas ongkir di dua aplikasi tersebut karena lebih menguntungkan apabila kita membeli lebih dari satu item.

Karena saya menggunakan dua aplikasi ini bukan berarti menutup kemungkinan untuk mencoba aplikasi lain. Menurut saya pribadi ada beberapa tips dan trik ketika kita memilih untuk berbelanja di aplikasi E Commerce antara lain:
  • Tentukan Aplikasi E Commerce yang ingin kita tuju
Pilihlah aplikasi yang sesuai kenyamanan Anda dan jangan hanya karena ikut-ikutan dengan teman atau factor lainnya. Beberapa teman sedang menggunakan aplikasi yang ngehits dan sering melakukan promosi di televisi swasta namun entah kenapa saya pribadi kurang sreg memakainya hanya karena belum terbiasa saja. 
  • Lihat beberapa toko yang menjual barang yang sama
Ada kemungkinan satu toko membuka lapak di beberapa aplikasi E Commerce. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar terjadi mengingat persaingan di dunia usaha juga sangat ketat. Namun perlu diingat bahwa apabila satu toko membuka akun di beberapa aplikasi artinya pelapak harus memperlakukan toko-toko mereka dengan baik.

Saya beberapa kali mendapatkan satu akun toko online yang membuka lapak baik itu di Tokopedia maupun Bukalapak namun ternyata yang aktif hanya satu saja. Mungkin karena satu lapak saja kewalahan melayani pembeli hingga akhirnya lapak lainnya ditinggalkan. Padahal dua aplikasi yang berbeda biasanya menawarkan promo yang berbeda pula.
  • Lihat Testimoni yang diberikan oleh pembeli di masing-masing Aplikasi
Testimoni ini penting untuk melihat bagaimana respon penjual terhadap pembeli, apakah fast respon atau slow respon. Biasanya setelah transaksi selesai, saya diminta untuk memberi ulasan dan bintang berapa yang cocok untuk lapak tersebut.

Kesimpulan

Demikian uraian saya secara singkat mengapa belanja E Commerce dianjurkan karena selain mempermudah masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan, juga membantu perekonomian Negara. Kenapa saya sebut membantu perekonomian Negara, karena di E Commerce berkumpul banyak pelaku UMKM yang menjual dagangan mereka melalui aplikasi.


Mariatanjungmenulis
Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

12 komentar

  1. Kebetulan saya juga punya dua aplikasi itu. Kalo ada saldo dana bawaannya pengen belanja terus. Apalagi lagi banyak promo he he. .. positif nya banyak sih adanya ecomerce, saya jadi terbantu ketika sedang cari barang yg gak tersedia do toko offline

    BalasHapus
  2. Belanja di e-commerce memang sangat menyenangkan, bisa sambil rebahan. Hahaha
    Tak jarang pula ada diskon/promo besar-besaran.

    BalasHapus
  3. Berkat pandemi, aktivitas belanja online di e-commerce juga ikut meningkat ya. Secara tidak langsung bisa membantu meningkatkan penjualan produk para pelaku UMKM ya.

    Saya juga paling suka kalo belanja online. Cuma bagian nggak sukanya adalah saldo e-wallet semakin menipis wkwkwkwk

    BalasHapus
  4. E-commerce ini memang sangat-sangat memudahkan, apalagi pas pandemi seperti ini. Tapi kalau aku sendiri malah jarang belanja di e-commerce, memang kalo belanja pas butuh aja sih, bukan karena diskon gede-gedean.. Selain itu, ak masih sering jalan-jalan, jadi sekalian belanja pas itu...

    BalasHapus
  5. Udah nyaman banget saya belanja online setahun terakhir. Nyaris gak pernah ke pasar. Heuheuheu. Terbantu banget. Apalagi kalo udah jadi member yg naik level, apa-apa semuanya freeong, alias free ongkir. Makin nyaman lah sama ecommerce.

    BalasHapus
  6. Saya juga lebih memilih beli di ecommerce si banding olshop yang dikelola pribadi. Seringnya di lazada dan tokopedia.

    Biasanya setelah lihat spesifikasi produk, selanjutnya adalah testimoni dari para pembeli sebelumnya

    BalasHapus
  7. Bisnis e-commerce memang sangat membantu terlebih dalam masa pandemi seperti ini. Cukup ketuk2 jari, yang diinginkan bisa sampai dlam beberapa hari. Sayangnya d e-commerce juga bnyak penipuan, inilah pentingnya membaca review sebelum membeli.

    BalasHapus
  8. Kehadiran E Commerce di masa pendemi, nyata memberi kemudahan dalam bertransaksi. Selain banyak keunggulan yang ditawarkan, salah satu kelemahan yang membuat kecewa pembeli yang jamak dialami: warna atau kualitas barang adakalanya tak sama antara foto yang ditampilkan dengan produk aslinya.

    BalasHapus
  9. E commerce selain kita dapat kemudahan, juga membenatu pemerintah melalui UKM, iya juga ya😀👍

    BalasHapus
  10. Sekarang ini orang nyari yang mudah dan ringkas. Termasuk belaanja. Nah, e-commerce bisa jadi pilihan buat belanja yang nyaman bagi pelanggan. Sipplah...

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah sekarang kedua e-commerce besar itu makin update meningkatkan keamanannya juga ya.
    Saya dulu pernah merasakan tertipu beli handphone BB di tokopedia 10 tahun yang lalu. Nyesek banget soalnya 3 juta melayang begitu aja. Saya juga nggak sadar saat digiring ke mesin ATM dan diminta melakukan transfer.
    Duh jadi curcol gini.

    BalasHapus
  12. kalau aku lebih prefer e-commerce yang berwarna orange, sementara suami yang warna hijau. kayanya jadi saling melengkapi yaa...mungkin karena wanita suka diskon dan freeongkir ya ahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email