Tips Move On Dari Kegagalan

 

Tips Move On


Saya punya beberapa tips move on dari kegagalan dalam mendapatkan pekerjaan yang diimpikan nih, guys. Setiap orang pasti pernah mengalami  kekecewaan atau kegagalan dalam pencapaian suatu hal dalam hidupnya. Entah itu dalam hal pendidikan, pekerjaan bahkan masalah percintaan. 

Berbicara mengenai kegagalan khususnya dalam hal melamar pekerjaan, saya pernah nih gagal beberapa kali dalam test maupun interview dalam rangka menceri pekerjaan. Sempat stress juga sih dan bertanya-tanya pada diri sendiri kenapa sering gagal padahal baru masuk rangkaian test awal. 

Ketika baru lulus kuliah saya punya ambisi untuk bekerja di perusahaan yang bonafide. Setiap hari sabtu tiba, saya selalu membeli koran lokal untuk mencari lowongan pekerjaan. Tahu sendiri kan waktu itu belum zamannya media sosial dan lowongan kerja masih di iklankan melalui media massa yaitu koran. 

Puluhan lamaran kerja telah saya kirimkan dan belasan interview kerja telah dilalui bahkan pernah saya sampai ke luar kota demi memenuhi panggilan wawancara kerja. Sungguh ikhtiar yang maksimal sih menurut saya pribadi. Mungkin teman-teman pernah lebih keras berjuang daripada saya.

Pada suatu ketika ada satu posisi pekerjaan yang saya incar dan bertekad untuk dapat diterima di perusahaan tersebut. Setelah melamar sekitar satu bulan kemudian staff personalia dari perusahaan tersebut menghubungi saya melalui telepon rumah di kala itu dan meminta kesediaan saya untuk mengikuti serangkaian test. Tentu saja saya mengiyakan tawaran staf personalia tersebut melalui telepon.

Setelah mengikuti serangkaian test hingga pada tahap interview terakhir dimana hasil akhir dijanjikan akan diberitahu melalui surat tertulis apakah saya akan diterima bekerja ataupun sebaliknya di perusahaan tersebut. Saya pun pulang dalam keadaan optimis yakin diterima karena percaya diri mampu mengerjakan serangkain test dan lancar menjawab pertanyaan dari pimpinan personalian perusahan tersebut.

Kurang lebih dua bulan berlalu akhirnya seperti yang dijanjikan datanglah surat pemberitahuan dari perusahaan yang saya damba-dambakan untuk dapat bekerja di dalamnya. Ketika saya buka surat tersebut, jujur saya sangat kecewa karena hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Saya tidak diterima di perusahaan tersebut!

Siapa sih yang tidak merasa kecewa ketika sudah belajar mati-matian sampai begadang demi diterima di perusahaan bergengsi. Belum lagi saya sudah berkorban harus membeli pakaian baru demi bisa tampil percaya diri ketika berhadapan dengan kepala personalia ketika sesi interview.

Kenapa Cenderung Lama Move On Dari Kegagalan

Ketika gagal dalam mendapat pekerjaan yang kita impikan wajar jika ada rasa getun kalau kata orang Jawa. Pasti inginnya segala sesuatu sesuai dengan rencana kita. Nah beberapa penyebab seseorang cenderung lama move on dari kegagalan antara lain : 
  1. Terlalu perfectionist dalam menjalani hidup sehingga ketika seseorang gagal dalam hidupcenderung tidak bisa menerima kegagalan
  2. Terkadang kita seringkali lupa bahwa selain usaha maksimal juga ada tangan Tuhan yang bekerja dalam hidup ini. 

Tips Move On : Gagal Bukan Berarti Hidup Kita Berakhir

Ketika usaha dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai idaman sudah maksimal namun ternyata takdir berkata lain, kadang kita merasa down atau kecewa. Kecewa karena perjuangan kita meraih cita-cita ternyata kandas padahal sudah optimis bakal diterima bekerja di perusahaan tersebut.

Agar tidak larut dalam kesedihan akan kegagalan cobalah beberapa tips move on berikut :
  • Coba untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan menganggap bahwa kegagalan merupakan takdir yang mungkin akan memberikan hikmah di kemudian hari.
  • Untuk sementara letakkan dulu semua berkas kelengkapan melamar pekerjaan lakukan cooling down sejenak. Mendengarkan musik di kamar sendirian mungkin obat paling ampuh ketika sedang menghadapi suatu kegagalan.
  • Jika kalian hidup di era milenial sekarang ini, jangan lupa matikan gadget untuk beberapa hari ke depan sampai kalian siap menghadapi hari baru pasca kegagalan.
  • Jangan lupa minta restu orang tua ketika mendapat panggilan wawancara kerja. Bisa jadi doa orang tualah yang membuat kita diterima bekerja di perusahaan yang diinginkan
  • Last but not least ketika gagal dalam melamar pekerjaan jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi terhadap hasil test maupun wawancara yang sudah pernah kita lakukan. Jika perlu buat catatan tersendiri dimana letak kegagalannya sehingga di kemudian hari ketika melamar pekerjaan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Demikianlah tips move on sederhana dari saya ketika mengalami kegagalan khususnya dalam hal melamar pekerjaan. Semoga teman-teman bisa mengambil hikmah di setiap kegagalan yang pernah dialami yah. 
Mariatanjungmenulis
Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

4 komentar

  1. Gagal memang susdah ditangani. Sering kita berharap dg sesuatu, ketika tak kejadian maka kita akan jatuh berkeping2. Butuh waktu untuk menerima, tapi percayalah kita memang harus move on untuk mengambil kesempatan yang lain.

    BalasHapus
  2. MasyaAllah bener banget mba maria. Aku pun dulu kalau gagal sering drop, down dan ngga produktif jadinya. Tapi makin tua makin paham, gagal itu juga melatih mental, memperbanyak pengalaman, pokoknya banyak pelajaran dari sana lah

    BalasHapus
  3. Terlalu perfectionist kadang baik, tapi kadang jadi boomerang karena selalu kepikiran dan apa-apa mau sempurna sesuai keinginan ya mbak. Kuncinya harus sering mendekatkan diri sama Tuhan, thanks untuk tipsnya mbak

    BalasHapus
  4. saya pernah mengalaminya, gagal diterima kerja padahal sudah memasuki tahap akhir perekrutan yang lamanya hampir 3 bulan, tidak mudah dilupakan, tapi begitulah hidup selalu ada pelajaran yang bisa diambil

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email