Ingin Punya Usaha Toko Sembako ? Siapkan Langkah Berikut

 

Toko Sembako

Pernah gak terpikir punya usaha toko sembako ? Kalau saya pribadi engga pernah terpikir. Mungkin semua orang pasti ingin punya usaha sendiri di luar pekerjaan utamanya. Nah untuk jenis usahanya kita serahkan ke masing-masing individu yah. Kalau mau buka usaha toko kue bisa langsung kunjungi tulisan blogger Betawi yang oke punya.

Tujuan seseorang ingin berwirausaha di samping melakukan pekerjaan utamanya adalah tentu ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Atau bisa jadi seseorang itu ingin bebas dan merdeka secara finansial, tidak ikut orang lain dalam bekerja. 

Teman saya pernah menganalogikan bahwa pakaian kita yang necis sebagai karyawan kantoran masih kalah dibandingkan dengan penjual gorengan yang walau berpanas-panas dengan cuaca serta panasnya penggorengan akan tetapi si penjual gorengan merupakan pemilik dari usaha gorengannya.

Kenapa Pilih Toko Sembako

Toko sembako bisa dipilih oleh pribadi yang agak pesimis jika dagangannya tak laku. Tidak ada yang salah dengan seseorang yang takut untuk memulai berbisnis, namun kalau takut terus mau kapan memulai usahanya ? Yang penting coba dulu, gagal atau berhasil urusan belakang deh.

Sebenarnya dalam berusaha tidak ada namanya gagal ya menurut saya. Yang ada hanyalah ketidakmampuan mengatur dan membuat perencanaan usaha sehingga bisnis baru seseorang tersebut menjadi berantakan.

Baiklah, kembali ke tema awal kenapa harus pilih toko sembako. Menurut saya ada beberapa alasan seseorang membuka usaha toko ritel yang bergerak di bidang penjualan sembilan bahan pokok, antara lain :
  • Sembako merupakan kebutuhan primer setiap manusia sehingga keberadannya selalu dicari.
  • Kulakan (kalau bahasa orang Jawa) sembako lebih mudah dicari. Hampir setiap daerah di kotaku Surabaya banyak sekali supplier sembako.
  • Modal awal yang diperlukan untuk membuka usaha sembako relatif kecil.
  • Resiko menjual sembako cenderung kecil dalam arti jika tidak laku pun bisa kita pakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Berjualan pun pasti ada awal mulanya donk. Begini cara memulai membuka usaha toko sembako : 

  • Siapkan modal. 
Besaran modal tergantung kemampuan kita. Ada orang yang hanya dengan modal awal 300ribu rupiah sudah bisa kulakan sembako untuk dijual kembali dan kemudian memutar uang modal untuk dibelanjakan kembali begitu seterusnya. Namun semakin besar modal yang dikeluarkan di awal pembukaan toko sembako maka semakin banyak varian barang yang bisa dijual. Untuk modal 300ribu itu hanya analogi saya saja sih teman-teman bahwa modal sedikitpun asal punya kemauan dan tekad Insha Allah bisa jalan.

Jadi saran saya tetapkan modal terlebih dahulu dan jangan lupa untuk memisahkan dengan pengeluaran pribadi dan mencatat setiap pembelanjaan barang dan omzet harian.
  • Cari lokasi atau tempat untuk memulai berjualan
Jika sulit untuk menemukan lokasi membuka toko sembako, kalian juga bisa memanfaatkan rumah sebagai toko sementara. Toko sembako tidak harus selalu identik dengan ruangan yang berisi display barang dagangan. Jika sudah running dan memiliki profit yang lumayan, barulah dipikirkan untuk memiliki toko sembako terpisah dari rumah tinggal.

Intinya jangan pernah kehabisan ide dalam membuka suatu usaha. Tidak perlu kesempurnaan ketika memulai usaha. Kalau mau serba sempurna nanti dikhawatirkan toko tidak akan berjalan deh ya. Yang ada hanyalah wacana semata.

Apabila nantinya usaha toko sembako kalian sudah memiliki omzet yang besar dan lokasi yang ada tidak memungkinkan lagi untuk menampung barang dagangan, maka sudah saatnya untuk memikirkan sewa tempat usaha yang strategis dan tentunya berpeluang untuk melakukan ekspansi ke jenis usaha lainnya. 

  • Mencari Pelanggan
Setelah modal dan tempat disiapkan, tibalah saatnya kita mencari pelanggan. Apa gunanya berjualan dan membuka toko sembako jika tidak ada yang membeli ! Maka yang ada hanyalah sia-sia saja. Kita perlu pelanggan untuk membeli barang dagangan yang kita jual. Tentu harus ada strategi untuk mendapatkan pelanggan baru tersebut.

Pelanggan baru bisa kita dapatkan dengan berbagai cara antara lain :
  1. Sebar brosur di komplek perumahan tempat kita membuka toko sembako
  2. Broadcast melalui pesan di Whatsapp bahwa kita menjual bahan-bahan kebutuhan pokok.
  3. Beriklan di semua status media sosial kita.
  4. Tawarkan beberapa promo untuk menarik minat pelanggan misalnya gratis ongkir dengan radius maksimal 3 kilometer dan promo menarik lainnya.
Pada akhirnya tekad tanpa realisasi akan menghasilkan sesuatu yang sia-sia belaka. Jadi jika kalian terpikir untuk memulai membuka usaha, maka mulailah sekarang juga. 

Ohya, kalau kalian sendiri ada rencana ingin punya usaha apa ? yuk kita sharing di kolom komentar.



Mariatanjungmenulis
Mariatanjungmenulis Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

21 komentar untuk "Ingin Punya Usaha Toko Sembako ? Siapkan Langkah Berikut"

  1. jadi pengen buka usaha sembako..hehe :-D

    BalasHapus
  2. 300 ribu bisa jadi modal sembako ya , aku belum mulai nih mau buka toko sembako
    btw 300K beli apa aja ya untuk dijual kembali? katanya untungnya kecil ya sembako, yang besar itu kalau ada jual rokok ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa sih mba kalau beli kayak shampoo rencengan, sabun, bumbu dapur gitu. Tapi ya pelan2 pasti naik modalnya

      Hapus
    2. terus biasa ambil selisihnya berapa kak , dijual lagi soalnya aku mau mulai
      tapi pengennya ga jadi tumpukan barang jadi lama dan kadaluarsa wkwkwk

      Hapus
  3. Penting banget memisahkan pengeluaran pribadi dan mencatat keuangan warung sembako. Kalau baca teorinya terasa mudah ya mbak membuat warung sembako hehe

    BalasHapus
  4. Kalau menurut saya usaha toko sembako yang non waralaba harus unggul dari segi layanan kak supaya siap bersaing dengan toko sembako waralaba. Misalkan toko sembako non waralaba mempunyai layanan bebas ongkir tanpa minimum belanja nah pasti deh banyak yang tertarik membeli

    BalasHapus
  5. Aku juga pengen nantiiiii banget punya toko offline sembako hihi. Everlasting soalnya ya mbaa

    BalasHapus
  6. Bener ya Kak, kalau sembako itu kan setiap orang pasti makan. Jadinya setiap hari ada aja pembelinya.. ibu saya sudah hampir 40 tahun jualan sembako. alhamdulillah ada naik surut tapi pasti bisa dihadapi setiap ada krisis.

    BalasHapus
  7. Memulai usaha apapun memang paling penting memisahkan keuangan usaha dan pribadi ya mbak Maria. Apapun usahannya yg penting segera dilakukan ya jgn sia2kan waktu semangaat

    BalasHapus
  8. Aku juga pengen banget sembako aslinya mbak, kakak ipar melepas 2 toko bajunya hijrah ke sembako, dan sukses dong bikin aku iri. Bangun tidur sudah ditunggui pembeli tutup jam 11 malam masih banyak pembeli wkwkw.

    BalasHapus
  9. Dulu aku punya cita-cita pengen jualan sembako, wkwkwk. Tapi oleh lebih condong ke penulis, akhirnya melupakan cita-cita pengen punya toko sembako

    BalasHapus
  10. Nyiapin mental ini ya, kak, kadang masih suka maju mundur buat buka toko sembako. Padahal, pasar udah ada. Cuma suka terbelit sama pikiran sendiri. Harus latihan mental banget

    BalasHapus
  11. Warung sembako emang gak ada matinya sih ya, selalu saja rame. Etapi kayaknya bakal repot banget, Saya sih pengennya perlengkapan bayi, yang cust bisa mabil sendiri, saya tinggal duduk di kasir, :D

    BalasHapus
  12. memulai bisnis maupun bekerja namanya keuangan itu sangat penting banget untuk diperhatikan apalagi kalau memulai usaha dari nol modal nggak perlu besar tetapi bagaimana kita bisa memainkannya dengan baik

    BalasHapus
  13. Analogi tentang pakaiannya ngena banget. Dia bosnya dia yang ngatur jam kerjanya, dan gak bakal kena marah bos karena bosnya dia sendiri.

    BalasHapus
  14. dulu ibu aku jualan sembako, masih belum ada alfa dan indomart. masyaallah rame. saya ikutan jaga pas masih sekolah. sampai ada pr juga dikerjainnya di warung haha. bener banget nih, pelanggan tuh penting. makanya ibu saya selalu on service setiap ada pelanggan tetap. karena penting banget biar tetap belanja di warung kita hehe.

    BalasHapus
  15. aku pengen sih buka usaha sembako, tapi tetanggaku udah ada buka. Gak enak aja, mau online. duh belum mikir siapa yang deliveri. Btw, aku pernah jualan dan memang asyik dan setiap hari ada uang masuk.

    BalasHapus
  16. Kalau buka usaha sembako insyaa Allah bakalan banyak pelanggan, apalagi kan sembako menjadi kebutuhan sehari2. Meski di tengah pandemi gini jg kebutuhan sembako tetap ada

    BalasHapus
  17. Aku mulai buat Toko sembako dengan modal 500 K, dan alhamdulillah sekarang sudah berkembang dan sudah punya tempat sendiri buat jualan

    BalasHapus
  18. Aku mulai buat Toko sembako dengan modal 500 K, dan alhamdulillah sekarang sudah berkembang dan sudah punya tempat sendiri buat jualan

    BalasHapus


  19. Dulu sempat buka sparepart motor kak.. tapi terpaksa dipegang adik dan akhirnya kandas juga... mengelola toko susah2 gampang tapi asal serius pasti bisa kok...

    BalasHapus