Jangan Sepelekan Hama Di Rumah

11 komentar

 

Hama di rumah


Siapa sih yang tidak ingin punya rumah bersih dari hama. Maka dari itu jangan sepelekan hama yang ada di rumah kita. Sebab jika disepelekan, maka hampir tiap hari hama akan muncul di setiap sudut ruangan di rumah kita. Hal tersebut pernah dialami oleh Blogger Asal Banjarmasin yang pernah bermasalah dengan tungau. Tungau merupakan binatang kecil yang kadang tak terlihat oleh mata dimana hidupnya di bawah kasur. Saking kecilnya sampai-sampai tak kelihatan oleh kasat mata. Kalau nama kerennya sih bed bugs ya tungau ini.

Jangan Sepelekan Hama : Cari Tahu Binatang Yang Dianggap Sebagai Hama


Hama merupakan binatang yang bersifat mengganggu lingkungan tempat tinggal manusia. Bukan hanya mengganggu, hama bahkan bisa merusak barang-barang milik manusia. Sebut saja gagal panen petani padi karena serangan tikus di pertanian. Kalau itu namanya hama pertanian. Nah, hama pemukiman berbeda lagi jenis dan kerusakannya. 


Jika hama pemukiman bisa terdiri dari beberapa hewan, sebut saja kecoa, tikus, nyamuk, lalat dan semut. Manusia pasti hidup berdampingan dengan hewan-hewan namun tidak semua hewan bisa menjadi "teman" manusia. Kalau anjing, kucing, ayam ataupun burung mungkin bisa ya jadi peliharaan kita di rumah. Nah, kalau tikus atau kecoa  apa mau kita memelihara kedua hama tersebut ? Yang ada malah jijik kan ya.

Kenapa saya bisa paham mengenai hama karena saya bekerja di bidang jasa yang tugasnya mengendalikan hama. Sebenarnya kalau mau dibuat promosi, bisa saja dikatakan jasa pembasmian hama. Namun pada sebagian orang akan beranggapan bahw hama pasti bisa dibasmi sampai tuntas. Ternyata tidaklah demikian.

Hama juga merupakan makhluk hidup yang akan terus berkembang biak selayaknya manusia. Bahkan jumlah yang dikembang biakkan bisa sampai 5 kali lipatnya dibanding manusia. Kita ambil contoh tikus dimana sekali melahirkan bisa sampai 5 atau 6 ekor bayi tikus.

Populasi hama tidak bisa direduce sampai seratus persen namun setidaknya bisa sampai angka delapan puluh persen jika menggunakan teknik pengendalian yang tepat.

Berikut hama yang acap kali ada hampir di setiap rumah pemukiman :
  • Tikus. 
Hewan pengerat ini bisa menyebarkan virus pembawa penyakit pada manusia. Biasanya tikus akan memakan sisa-sisa makanan yang ada di rumah-rumah, hidup di plafon maupun di pekarangan rumah. Jika tikus sudak masuk ke dalam rumah, usahakan sampah selalu dibuang ke luar sehingga malam tidak ada makanan yang bisa dimakan oleh tikus.
  • Kecoa. 
Serangga ini biasanya muncul di kamar mandi dan dapur. Biasanya untuk membasmi kecoa diberi kapur semut atau semprot obat nyamuk juga bisa. Kalau saya pribadi menggunakan metode kakisida alias diinjak, wkwkwk. Harap diingat oleh pemilik rumah bahwa kecoa dewasa dibunuh dengan pestisida akan mati namun ooteka atau telur kecoa tidak akan mempan dibunuh dengan pestisida apapun kecuali telur tersebut diinjak oleh kaki manusia. Namun kita bisa jadi gak sadar kalai ooteka itu ada di depan kita. 
  • Nyamuk. 
Hama ini muncul berdasar musim utamanya musim kemarau. Namun di musim penghujan pun bisa saja muncul. Usahakan jika ingin bebas nyamuk di rumah, tutup semua ventilasi di rumah. Dan jentik nyamuk dapat bertahan hidup di dalam air sehingga memang benar kata pemerintah untuk menggalakkan program 3M.
  • Lalat. 
Semua orang pasti sudah tahu hama ini. Dulu waktu kecil ibu saya selalu menggunakan penebah untuk membunuh lalat. Tapi kalau jumlahnya banyak juga gak mungkin donk ya pakai penebah. Bisa pegel tangan kita.

Demikian beberapa jenis hama yang sering ada di pemukiman masyrakat. Dan semoga setelah membaca ceritaku, kalian lebih aware dengan kebersihan serta kesehatan lingkungan.


maria8181
Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

11 komentar

  1. sangat bermanfaat sekali mbak, emang bener sih kalo gak mau didatengin tikus, dapur dan tempat sampah harus aman bersih sblm tidur malam..

    BalasHapus
  2. aduuh, paling kesel kalo udah ada hama di rumah. dulu sebelum pindah rumah, yang namanya kecoa, semut, tikus sama lalat tuh pasti ada aja. sampe tiap hari harus semprot sana sini.

    BalasHapus
  3. Paling kesel itu lalet sih, kak. Selalu dateng kalo abis goreng ikan. Padahal pas goreng, semua jendela tertutup rapat. Tapi, dia tau aja gitu ya celah masuknya

    BalasHapus
  4. Aku paling sebel di rumah kalau lihat cecak , kecoa sama lalat bener-bener bikin naik pitam .
    Cecak dan kecoa hama juga bukan sih?

    BalasHapus
  5. saya suka geli sama serangga di rumah, ya kecoa, kaki seribu, cacing, cicak, heu. pengen banget semua dihilangkan haha. untung aja gak ada tikus ikutan ngumpul kalo ada ini rumah apa bukan sih, hehe. makasih ya mba tipsnya .

    BalasHapus
  6. Ngomongin hama ini agak menyebalkan ya kak. Apalagi kalau kecoa, habis di semprot lalu matinya entah dimana keesokannya dirubung semut wkwkkw kan nyebelin ya

    BalasHapus
  7. Di rumah mertuaku, nyamuk, dan kecoa nih yang masih menjadi PR besar. Pkus cicak dan semua. Kalo tungau alhamdulillah tidak ada.

    BalasHapus
  8. kalau aku di rumah menghadapi nyamuk lalat dan kecoa itu mudah namun semenjak pindah ada beberapa tips yang nakal suka masuk lewat got. Makanya salah secara berkala kadang lubang air suka ditutup pakai batu.

    BalasHapus
  9. Buat basmi hama kecoa bagusnya pake apa ya mba? Saya geli banget sama kecoa apalagi kalo udah terbang hii

    BalasHapus
  10. Waduh semuanya itu musuh bersama deh hamanya
    Paling sebel kalau tikus berhasil nyelinap masuk
    Alamat bakalan perang besar dah di rumah, mengejar tikus
    Pantang menyerah sebelum dia keluar

    BalasHapus
  11. yang paling bikin eneg tuh nyamuk mba mariaa, duh sampe tiap bulan belanja obatnyamuk elektrik berpak-pak. Huhuu harusnya bisa untuk makan tuh heheh.
    Alhamdulillah kalau tikus udah ngga ada sejak jalan masuknya ditutup >.<

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email