Lebaran Di Surabaya



Kalau ditanya lebaran tahun ini akan aku rayakan di kota mana, maka jawabannya adalah tetap di kota Pahlawan. Karena sudah dua puluh satu tahun berdomisili di Surabaya aku hampir tidak pernah merayakan Idul Fitri di luar kota.

Lagi-lagi tempat ternyaman untukku dan keluarga dalam merayakan lebaran tahun ini adalah di rumah saja. Memang beda sekali rasanya mengingat tahun sebelumnya aku dan suami akan mencoba suasana lebaran di mall, hehehe. Biasanya hari kedua aku dan suami pergi ke mall untuk menonton film di bioskop.

Tahun ini pula kami tidak melaksanakan sholat Ied di masjid. Rasanya aneh tidak ada ritual "rebutan" kamar mandi demi bisa segera berangkat ke masjid.

Mungkin moment yang sama di tahun ini adalah sungkem dengan ibu, suami dan ditambah  ibu mertua. Karena tahun ini ibu mertua tidak mudik ke Banjarbaru sehingga kami diberi kesempatan untuk merayakan Idul Fitri bersama. 



Tahun lalu kakak perempuanku yang mudik ke Surabaya dengan suami dan kedua anaknya. Seharusnya tahun ini dia akan kembali lagi ke Surabaya mengantar di sulung masuk perguruan tinggi. Namun entahlah kondisi pandemi corona yang masih belum bisa diprediksi sepertinya membuat rencana mereka tertunda. Akibatnya bisa jadi si sulung tidak dapat melanjutkan kuliah di Surabaya namun hanya bisa di Sumatera saja. Padahal impiannya untuk bisa kuliah di Pulau Jawa sudah sangat menggebu. Semoga masih ada keajaiban yah untuk keponakanku ini.

Seperti banyak moment yang hilang pada lebaran tahun ini namun apa harus dikata, semua merupakan takdir Allah Ta'ala. Kita harus menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada. Masih bisa makan lontong sayur saja sudah Alhamdulillah. Aku bisa membayangkan sedihnya keluarga di luar sana yang mungkin makan layak saja tidak bisa karena pencari nafkahnya sedang di rumahkan.

Suamiku pun sebenarnya sedang di non aktifkan karena bandara sempat tidak beroperasi melainkan untuk pengiriman kargo. Seharusnya mungkin aku berduka dengan keadaan suami, namun mesti bagaimana lagi selain berserah kepada Allah Sang Pemilik Rezeki di bumi ini.



No comments:

Powered by Blogger.