Tak terasa sebentar lagi Ramadhan tiba, tepatnya tanggal 24 April 2020. Sudahkah kita bersiap menyambut kedatangan bulan Ramadhan ? Bukan hanya sekadar mempersiapkan stok kebutuhan pangan selama kita berpuasa, atau membeli mukena baru untuk kita pakai saat tarawih di masjid. Persiapan ini lebih kepada mental kita sebagai umat Muslim dalam menyambut bulan dimana kita harus menahan lapar dan dahaga dari Subuh hingga terbenam matahari.

Tahun ini Ramadhan yang akan kita lalui mungkin akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika virus Corona masih menghantui bumi pertiwi, maka Ramadhan kali ini kita jalani dengan kedukaan karena beberapa saudara kita harus terlebih dahulu dipanggil Allah SWT berpulang ke haribaan-Nya karena terserang virus Corona. Bagi yang masih hidup ada beberapa orang yang terpaksa harus dirumahkan karena penyebaran virus yang semakin membahayakan sehingga otomatis tidak mendapat gaji penuh sementara bisa saja orang tersebut adalah tulang punggung keluarga.




Namun jika virus Corona sudah berhenti sebelum datangnya bulan Ramadhan, maka kita sebagai umat Muslim harus bersyukur yang sedalam-dalamnya kepada Allah SWT. Karena dengan berhentinya virus Corona maka ekonomi rakyat Indonesia akan bangkit kembali dan masyarakat akan merasa tenang bekerja kembali untuk mencari nafkah demi keluarga tercinta.

Pernahkan kalian terpikirkan bahwa apa yang sedang terjadi di negara Indonesia saat ini  khususnya di saat ada pandemi Corona, merupakan kesempatan bagi kita untuk menebar kebaikan kepada saudara kita yang masih kekurangan dari segi ekomoni. Kenapa aku bilang ini kesempatan, karena di saat pandemi Corona ini banyak sekali saudara-saudara kita yang kehilangan pekerjaan sehingga tak dapat menafkahi keluarganya. Dan lagi-lagi jika kalian bertanya kenapa bisa banyak orang kehilangan mata pencaharian di saat pandemi ini, karena banyak perusahaan meliburkan karyawannya akibat kekhawatiran jika terinfeksi oleh virus COVID 19 ini. Masyarakat yang memiliki tabungan cukup bahkan berlebih selama pandemi ini tak perlu kuatir apabila dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, namun bagaimana yang tidak memiliki cukup tabungan bahkan untuk makan sehari-hari saja mereka masih kekurangan. Sejatinya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dan juga kita sebagai warna negara yang berkecukupan untuk bahu membahu menolong saudara setanah air yang sedang kekurangan selama wabah corona ini masih terjadi.

Aku banyak berbincang khususnya dengan para pengemudi ojek online dimana mereka saat ini sedang sepi-sepinya pelanggan karena sebagian besar masyarakat takut untuk keluar rumah. Para ojek online ini paling ramai mendapat orderan makanan tapi itupun tak semua pengemudi merasakan hal yang sama. Sedangkan di rumah menanti anak dan istri yang harus diberi makan. Aku sendiri sebagai pengguna jasa ojek online berusaha menebar kebaikan walau tak sebanyak orang lain di luar sana. Sebisa mungkin aku memberi tips kepada pengemudi yang sudah mengantarkanku ke tempat tujuan. Bahkan kadang tips yang aku beri lebih besar dari ongkos ojek yang tertera di aplikasiku. Berapapun nominal yang kalian beri kepada para pengemudi ojek online ini pasti mereka akan sangat berterima kasih. Bukan nominal yang mereka lihat tapi ketulusan dan niat baik kita dalam menebar kebaikan.



Selain bersedekah secara pribadi, kalian juga bisa bersedekah melalui salah satu dari sekian banyak lembaga filantropi di Indonesia. Salah satunya melalui Dompet Dhuafa, yang merupakan lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis dan wirausaha sosial profetik. [dikutip dari profil Dompet Dhuafa] . Kenapa aku menyarankan untuk menyalurkan sedekah kalian ke Dompet Dhuafa, karena ada beberapa bantuan sosial yang mungkin kita tidak akan sanggup untuk melakukannya sendiri melainkan harus ada penggalangan dana secara bersama-sama atau kolektif dengan masyarakat lainnya.


Salah satu contoh, pandemi Corona sekarang ini yang terjadi di Indonesia mengharuskan  para tenaga medis kita untuk menggunakan pakaian APD (alat pelindung diri) agar aman dari terinfeksi dan menularnya virus kepada para tenga medis. Karena harga APD yang cukup mahal maka jika kita berdonasi secara kolektif dan serentak melalui Dompet Dhuafa maka akan terkumpul dana sekian rupiah yang bisa digunakan untuk membeli APD guna melindungi tenaga medis kita dalam menjalankan tugas mengobati pasien yang terkena COVID-19. 

Marilah kita bersama-sama dengan Dompet Dhuafa untuk membantu meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita yang terkena dampak ekonomi akibat wabah yang disebabkan oleh virus corona ini. Bantuan ini akan disalurkan kepada saudara kita yang benar-benar membutuhkan sehingga Insya Allah tidak ada salah sasaran.

Dengan sedekah yang kita lakukan kepada manusia lainnya bukan berarti harta kita menjadi berkurang namun justru bertambah karena Allah SWT yang akan memberi gantinya berlipat-lipat.



Nabi Muhammad SAW bersabda : Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api" (HR. At Tirmidzi)



Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa

Credit Foto : Fanpage Dompet Dhuafa di Facebook