Mengemis Online

16 comments

Sumber Gambar : Twitter Awkarin (Google)


Zaman sudah berubah, hidup sekarang sudah semakin dimanjakan. Segala sesuatunya dapat dikerjakan dari rumah. Asal punya perangkat selular kita bisa menjelajah bahkan sampai ke lain benua sekalipun. Mau makan tinggal order aplikasi online, setengah jam kemudian kurir datang membawa makanan. Tetiba ada undangan pernikahan dadakan, tak perlu berdebar karena gaun pesta telah usang. Segera cari di toko online gaun termodis yang kita inginkan, klik menu beli lalu pilih kurir yang tercepat sehingga tak sampai menunggu lama baju baru ada di depan mata. Semuanya bisa dilakukan jika memiliki jaringan internet pada smartphone maupun perangkat komputer kita.

Alangkah menyenangkan hidup di dunia yang bergelimang kecanggihan teknologi. Segala sesuatu dilakukan tak perlu saling bertatap mata. Meeting online melalui video call, hal itu pernah dilakukan oleh kantor saya pada saat bos sedang berada di luar kota. Bahkah teman saya bercerita dia pernah di panggil oleh suatu perusahaan untuk interview tanpa tatap muka dengan pimpinan cabang melainkan melalui video call di aplikasi skype. Menakjubkan bukan?

Nah, ada satu kegiatan yang beberapa hari terakhir sempat viral dan membuat saya tercengang. Tentu ada hubungannya dengan komunikasi tanpa batas dengan menggunakan internet. Adalah istilah "mengemis online" di media sosial yang sedang menyerang beberapa public figure tanah air. Baru-baru ini beberapa artis maupun selegram mengunggah curahan hati melalui insta story yang pada intinya mereka banyak menerima direct message atau pesan pribadi dari para follower atau pengikut mereka yang isinya meminjam uang kepada para artis dan selebgram tersebut. Tentu dengan berbagai alasan yang kita tidak tahu apakah dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak.

Tidak sengaja saya lihat ada respon dari salah satu selebgram mengenai fenomena mengemis online. Kurang lebih selebgram itu mengatakan bahwa dia tidak akan memberikan pinjaman tapi jika si follower berniat menawarkan sesuatu barang untuk dijual maka selebgram itu akan dengan sukarela membantu mempromosikan di akun instagramnya yang telah mencapai jutaan pengikut. 

Sungguh miris melihat fenomena mengemis online yang sedang melanda sebagian masyarakat saat ini. Kita melihat masyarakat sudah berkurang rasa malunya meminjam uang kepada para artis yang mungkin mereka sendiri tak kenal. Memang itu ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab namun bisa berimbas pada orang yang benar-benar membutuhkan bantuan. Hanya karena kebaikan artis yang kebetulan terekspose maka para oknum tersebut mengira bahwa artis itu akan dengan mudahnya memberi pinjaman kepada yang lain. Walau kenyataannya pasti sang artis memiliki tim manajemen yang akan menyeleksi siapa-siapa saja yang layak untuk di bantu. 

Sekiranya segala sesuatu berpulang kepada diri kita sendiri. Janganlah sampai mempermalukan diri dengan mengirim pesan kepada para public figure untuk meminjam uang. Kita masih mampu membeli kuota internet, browsing instagram dan lain sebagainya dimana hal tersebut bukan merupakan kebutuhan primer. Alanglah baiknya jika kuota internet yang kita miliki dipakai untuk hal yang bermanfaat seperti ikut lomba menulis cerpen, bergabung dengan komunitas menulis dan hal positif lainnya. Sekali lagi, jangan sampai gaya hidup membelenggu kita.

maria8181
Selamat datang di blog pribadi saya. Saya ingin berbagi cerita di blog pribadi saya kepada teman-teman netizen yang budiman. Silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com untuk kerjasama penulisan.

16 comments

  1. Ide mencari uang yang kreatif. Seandainya hanya tertuang di dunia fiksi saja. Sayang, kemalasan kian kronis ya, Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak. Apalagi gaya hidup tinggi semakin menambah keberanian bagi sebagian org utk mengemis online

      Delete
  2. Semoga kita semua dilindungi dari hal sia-sia dan memalukan hanya karena kondisi keuangan yang kritis.

    ReplyDelete
  3. Semoga kita dicukupkan segala kebutuhannya aamiin

    ReplyDelete
  4. Kemudahan memang ada didepan mata,tapi hendaknya budaya malu tetap kita pegang sebagai cerminan dari pribadi yang baik
    Tulisannya bagus ,,setuju banget

    ReplyDelete
  5. Informasinya update. Hebat mbak Maria.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe , engga juga mbak. maklum, suka scroll scroll ig

      Delete
  6. Makin aneh-aneh aja mbak ya hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email