Buku motivasi merupakan salah satu buku yang paling banyak dicari oleh pembaca. Kenapa saya sebut banyak dicari, karena buku-buku tersebut semacam "charger" bagi para pembacanya ketika sedang mengalami penurunan motivasi atau penurunan penjualan jika berkaitan dengan strategi marketing di kantor. 
Kali ini saya mau mereview sebuah buku yang sebenarnya merupakan bidang komunikasi namun setelah saya baca lebih cenderung mengarah kepada motivasi untuk meningkatkan branding sebuah perusahaan.
Buku yang merupakan koleksi pribadi ini sebenarnya sudah saya miliki sejak tahun 2014. Buku ini merupakan sebuah rewards atau hadiah atas keaktifan saya dalam mengikuti seminar yang diikuti oleh perwakilan dari beberapa perusahaan pengendalian hama.

Review Buku 

SENI MENGIKLANKAN DIRI 
RAHASIA SEJATI MENCIPTAKAN KEINDAHAN MEREK        PRIBADI

a. Identitas Buku
Judul Buku    : Seni Mengiklankan Diri , Rahasia Sejati Menciptakan Keindahan Merek                                 Pribadi

     Pengarang : Dr. Hery Margono


     Jenis Buku : Non Fiksi


     Tebal Buku : 385


     Penerbit : PT. Insan Sempurna Mandiri


     Tahun Terbit : 2014


     Nomor ISBN : 978-602-95552-1-9


b. Sinopsis Buku

   Buku ini merupakan buku non fiksi yang membahas strategi branding diri sendiri jika ingin lebih dikenal lagi di khalayak umum.  Branding diri sendiri yang dalam bahasa Inggrisnya disebut personal branding, atau yang lebih mudah dikenal sebagai "pencitraan" meruapakan cara yang dilakukan oleh seseorang untuk membangun image agar lebih dikenal oleh masyarakat umum.

     Kita mengenal sosok Bapak Dahlan Iskan yang semasa menjabat sebagai menteri dikenal dengan "aksi" beliau di jalan tol. Atau jika kembali ke tahun 2002 ada Presiden Gusdur yang terkenal dengan slogannya "gitu aja kok repot". Di sini secara tidak langsung kedua tokoh tersebut telah membentuk image dengan tindakan maupun ucapan yang tak sengaja mereka lalukan.
Adanya media sosial yang kita miliki dapat menjadi salah satu bagian mengiklankan diri kita sebagai merek pribadi. Sebagai contoh sederhana, saat ini saya sedang belajar menjadi penulis, maka dengan media sosial yang saya miliki dapat membranding bahwa diri ini adalah seorang penulis yang akan berencana menerbitkan sebuah buku. Sehingga para follower saya bisa jadi menantikan setiap postingan apakah ada kejutan dari tiap tulisan yang saya buat.
       Untuk membranding dirinya sendiri, seseorang harus mengenal dirinya sendiri terlebih dahulu dan meningkatkan kreativitas. Adapun langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk membentuk merek pribadi yang berkualitas antara lain :
1. Berilah konteks pada merek ands
2. Merek Pribadi anda harus terikat dengan tujuan anda
3. Kenali diri anda
4. Kenali pesaing anda
5. Kenali sasaran anda
6. Gambarkan esensi merek anda
7. Carilah paduan yang tepat
8. Tandai segala yang anda lakukan dengan merek anda
9. Hidup dan bernafas dengan merek anda
10. Evaluasi

Setelah menetapkan apa yang ingin dijadikan merek pribadi anda, tidak lupa membuat promosi agar merek pribadi anda semakin dikenal khalayak luas. Di sini peran penting media sosial bahkan blog sekalipun untuk mempromosikan merek pribadi anda.

c. Keunggulan Buku

Di setiap bab dalam buku ini selalu diawali oleh quotes dari tokoh-tokoh ternama seperti Lao Tse, Dalai Lama, Benjamin Franklin dan masih banyak lagi sehingga memotivasi pembacanya untuk menjadi lebih baik lagi dalam bersikap.

Saya kutipkan beberapa kalimat motivasi dari tokoh-tokoh tersebut :
"Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)"

"Potensi seluruh manusia adalah sama. Perasaan kamu yang bilang 'aku tidak berharga' adalah salah. Salah sama sekali. Kamu menipu diri kamu sendiri. Kita semua memiliki kekuatan dalam bathin kita, jadi apa yang kurang ? Jika kamu punya tekad, kamu dapat mengubah apapun. Kamu adalah guru bagi dirimu sendiri (Dalai Lama)".

Dua kalimat motivasi di atas merupakan sebagian kecil yang saya cuplik. Ada sepuluh bab dalam buku ini ditambah satu bab sebagai bonus sehingga total ada sebelas bab. Bayangkan jika ada sebelas kalimat motivasi setiap kita membaca buku ini, pasti semangat untuk mengaplikasikannya sangat besar.

d. Kelemahan Buku

 Secara keseluruhan saya sulit untuk menemukan kelemahan dari buku ini. Susunannya sangat terstruktur dan isinya mengupas tuntas mengenai cara membranding diri sendiri dan perusahaan sehingga komposisinya sudah pas menurut saya. Mungkin sedikit saran bisa ditambah ilustrasi gambar di dalam isi buku. Sayang sekali buku ini sepertinya sudah tidak terbit lagi cetakan terbarunya. Padahal isinya sangat menarik.

e. Kesimpulan

Secara keseluruhan buku ini sangat baik terutama dibaca oleh tokoh-tokoh yang ingin dirinya lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pimpinan suatu perusahaan juga dapat menjadikan buku ini sebagai rujukan untuk meningkatkan penjualan perusahaannya.
Selain membahas bagaimana cara membranding diri sendiri, buku ingin mengajarkan kita untuk dapat bekerja ikhlas, cerdas, tuntas, lugas dan antusias. Banyak sekali pelajaran berharga setelah membaca buku ini terutama yang berkaitan dengan motivasi membranding diri agar dikenal di khalayak luas dengan cara-cara yang santun.
Saya sangat mengapresiasi buku-buku yang membangun motivasi diri sehingga buku ini menjadi salah satu buku favorit yang selalu saya baca berulang-ulang di setiap ada kesempatan.