10 Tahun Lagi, Apakah Harapanmu Akan Berubah ?

Harapan Manusia


Harapanmu akan berubah itu bisa saja terjadi. Tak ada yang tak mustahil terjadi di dunia ini. Pernahkah kamu berpikir bahwa cita-cita dan harapanmu dapat berubah dalam kurun waktu 10 tahun lagi ? Jangankan 10 tahun, bisa jadi sehari harapanmu atas sesuatu hal dapat berubah.

Bisakah Harapanmu Akan Berubah

Contohnya yang terjadi pada seorang gadis, sebut saja namanya Ella. Ella sekarang berusia 33 tahun. 10 tahun yang lalu Ella sangat mengidam-idamkan menjadi seorang pegawai negeri sipil atau BUMN dengan harapan hidupnya akan terjamin di masa tua. Ella berpikir jika akan mendapat uang pensiun bulanan sehingga dirinya tidak perlu risau di hari tua kelak.

Ella pun mengikuti tes CPNS hampir setiap tahun. Total 5 kali Ella ikut test, belum lagi melamar di perusahaan BUMN atau perusahaan besar lainnya. Di rumah banyak sekali buku panduan untuk mengikuti psikotest. Kira-kira jika Ella hitung sekitar ada 8 buah buku panduan psikotest dan test potensi akademik. Walaupun Ella akui isi dari buku-buku panduan tersebut sama saja satu dengan lainnya. Tapi entah kenapa dulu ada semacam dorongan, jika mengikuti tes CPNS maka Ella harus beli minimal satu buku.

Sembari terus mengikuti jika ada penerimaan CPNS, Ella tetap bekerja namun di perusahaan swasta yang berskala menengah. Dalam hati kecil Ella selalu berontak, bahwa dia tidak mungkin mengabdikan diri bekerja di kantor yang tidak ada masa depannya. 

Waktu berjalan, sampai usia Ella menginjak usia 29 tahun dan dia berpikir tidak dapat begini terus. Terlalu terobsesi pada suatu hal yang mungkin bagi Tuhan tidak pantas untuknya. Lima kali mengikuti tes CPNS dan gagal semua, apakah itu bukan pertanda dari Tuhan bahwa Ella memang tidak diberi kepercayaan untuk bekerja sebagai abdi negara.

Sekarang usia Ella 29 tahun dan Ella telah berdamai dengan hidupnya. Ella tetap bekerja di kantornya dengan ikhlas, dan sedikit demi sedikit harapannya untuk dapat menjadi abdi negara terkikis.

Bahwa kesuksesan hidup tidak hanya dilihat dimana kita bekerja. Namun tolak ukur kesuksesan bagi seorang Ella kembali kepada rasa syukurnya sendiri. Walau kerja di perusahaan skala menengah, Ella menganggap dirinya adalah orang yang sukses. Begitulah Ella menanamkan prinsip itu terus menerus ke dalam pikirannya.

Akhir kata, harapan Ella saat ini berbeda dengan harapan di masa mudanya 10 tahun yang lalu. Ella tidak lagi berharap akan mendapat pensiun untuk menjamin hari tuanya. Namun Ella berharap suatu saat nanti dia bisa memberikan uang pensiun bagi orang lain.

Hikmah yang dapat kita ambil dari cerita Ella adalah menjadi bersyukur dan ikhlas itu perlu dalam hidup. Tak perlu menangisi nasib kita yang mungkin berbeda dengan teman-teman lainnya. Kerja dengan gaji pas-pasan tidak serta merta membuat diri kita hina. 

Kita masih punya Tuhan untuk mengadu akan nasib kita. Harapanmu mungkin akan akan berubah namun doa-doamu jangan pernah lupa untuk selalu kau panjatkan dimanapun engkau berada.

Sebagaimana fiman Allah SWT dalam surah Al Mulk ayat 15
Dialah yang menjadikan untuk kamu Bumi yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan

Tidak ada takdir Tuhan yang buruk. Yang buruk adalah cara berpikir kita dalam menyikapi sesuatu hal. Insha Allah jika kita pasrah dan berprasangka baik maka Tuhan akan menolong dengan cara-Nya sendiri.


Mariatanjungmenulis
Mariatanjungmenulis Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

Posting Komentar untuk "10 Tahun Lagi, Apakah Harapanmu Akan Berubah ?"