Cara Membatasi Anak Bermain Gadget Berlebihan

 

Anak bermain gadget

Anak bermain gadget tentu bukan suatu fenomena baru di masyarakat kita. Bahkan kecenderungan yang ada sekarang ini adalah orang tua tidak mau ribet ketika anak mereka rewel sehingga memberikan gadget merupakan solusi ampuh untuk membuat diam anak. Sungguh miris bukan!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, gadget memiliki arti peranti elektronik dengan fungsi praktis. Kita bisa bayangkan betapa banyak gadget membantu kehidupan manusia namun tidak sedikit pula keberadaan gadget menghancurkan hidup manusia apabila digunakan dengan tidak bijaksana.  

Tahukah Anda bahwa tingkat kecanduan anak terhadap gadgetnya termasuk tinggi di Indonesia. Menurut survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia bahwa pada tahun 2017 pengguna internet terbesar berada di usia 13-18 tahun (sekitar 75,5 persen). 

Seperti yang kita ketahui gawai merupakan media yang paling vital di tahun 2020 ini bagi anak-anak karena sangat menunjang mereka ketika melakukan kegiatan SFH (School From Home). Pandemi COVID-19 sampai saat ini tidak memungkinkan bagi anak yang berstatus sebagai murid di sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Selama pandemi masih ada, maka keberadaan gadget seperti sebuah hal yang mutlak untuk menghubungkan murid, guru dan orang tua khususnya dalam kegiatan belajar mengajar. Namun setelah kegiatan belajar mengajar selesai, apakah kemudian anak akan terus memegang gadget tanpa diberi batasan waktu ?

Jangan Larang Anak Bermain Gadget, Namun Batasi Penggunaannya


Tidak ada yang salah dengan anak yang bermain gadget. Namun yang tidak tepat adalah anak bermain gadget berlebihan sampai lupa belajar, makan, beribadah dan lupa segalanya. Jika sudah mencapai taraf inilah maka sebagai orang tua yang bijaksana harus membatasi anak-anak mereka dalam penggunaan gadget.

Beberapa cara untuk membatasi anak bermain gadget berlebihan antara lain :
  • Memberikan waktu serta jam khusus untuk bermain gadget
Saya ambil contoh misal anak diperbolehkan bermain gadget khusus di hari Sabtu dan Minggu saja selama dua jam dan itupun tidak boleh dua jam berturut-turut. Harus ada jeda ketika anak menggunakan gadget di jam bebas mereka.

  • Berikan hukuman jika ternyata di luar pengawasan, anak tidak mematuhi aturan yang diberikan oleh kedua orang tuanya dalam bermain gadget.
Hukuman hanya sebagai pelecut untuk ke depannya si anak tidak mengulangi kesalahan yang sama. Misal hukuman harus hafal beberapa kosa kata Bahasa Inggris, Hukuman seperti ini justru selain mendidik juga menambah wawasan anak dalam menguasai mata pelajaran di sekolah.

  • JIka anak ternyata bisa mematuhi peraturan yang diberikan orang tua dalam hal pembatasan bermain gadget, maka jangan ragu untuk memberikan reward atau hadiah. 
Rewardnya tidak perlu sesuatu benda yang mahal namun berkesan ke anak. Misal mengajak anak bermain di taman sambil membelikan mereka ice cream menurut saya sudah menyenangkan hati si anak. Asal rewardsnya jangan menambah waktu untuk bermain gadget ya Bun! Bisa-bisa anak tambah kecanduan nanti berada di depan layar gadget.
  • Usahakan selalu setting media sosial khusus untuk usia anak. Dalam hal ini baru Youtube yang bisa menerapkan filter batasan usia. Untuk permainan di aplikasi gadget, orang tua juga harus ketat dan selektif. Usahakan memilih permainan yang edukatif serta tidak mengandung unsur kekerasan atau pornografi pada anak.
Jangan lupa untuk para orang tua selalu mengawasi anak ketika bermain gadget. Mungkin anak zaman sekarang tidak suka dengan pengawasan yang ketat dari para orang tua namun saya yakin setiap ayah dan bunda memiliki caranya masing-masing untuk dapat lebih dekat dengan buah hatinya.



Sumber Referensi :
www.kominfo.go.id
www.kbbi.web.id
Mariatanjungmenulis
Selamat datang di blog pribadi saya. Blog ini menerima kerjasama Content Placement. Jika ingin bekerjasama silahkan hubungi saya via email mariatanjung81@gmail.com atau direct message via Instagram @mariatanjungmenulis

2 komentar

  1. Nice tips Mbak.
    Aku jadi Inget pesan Bapak Deddy Cbzr katanya anak gapapa aja maen gadget, tapi harus kita pantau. Hindari anak bermain gadget sendirian, di kamar misalnya atau di WC atau di tempat lain yang sendirian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju mas, gimana-gimana pengawasan orang tua saat anak bermain gawai itu mutlak perlu. Mengingat saat ini banyak iklan sliweran di internet yang kontennya tidak sesuai untuk dikonsumsi anak2.

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email