Yuk Isi Ramadan Dengan Tontonan Bermanfaat



Jujur saja kuakui bahwa aku jarang sekali menonton televisi maupun youtube. Kalaupun nonton maka akan menjadi sesuatu hal yang langka sekali. Apalagi pada waktu bulan Ramadan malah pada saat sahur aku justru menghindari acara-acara televisi yang menghadirkan penampilan para artis membawakan program yang menurutku kurang ada manfaatnya. Namun di saat pandemi corona yang tidak memperbolehkan kerumunan di tempat umum, acara televisi sebagai teman di saat sahur menurutku menampilkan program yang lebih berkualitas di banding tahun sebelumnya.

Beberapa acara di televisi yang sering aku tonton sambil menemani makan sahur di antaranya : 


sumber gambar : inanews.co.id

  • Indahnya Ramadan bersama Ustadz Abdul Somad yang ditayangkan di TVOne setiap hari mulai pukul 03.30 WIB
Dengan logat Sumatera Utaranya, Ustadz Abdul Somad mampu memberikan ceramah yang dapat kita pahami lalu resapi maknanya dengan gaya bahasa yang sederhana. Ustdaz yang lahir 18 Mei 1977 ini sudah banyak melanglang buana ke berbagai daerah di Indonesia untuk berdakwah sehingga menurutku beliau bisa menempatkan diri dimana akan berceramah apakah itu di televisi yang ditonton oleh jutaan umat manusia ataupun di lapangan terbuka seperti yang sering beliau lakukan.

Sumber gambar : viva.co.id
  • Ingat Pesan Mamah yang diisi oleh Mamah Dedeh, juga ditayangkan di TV One setiap hari mulai pukul 03.00 WIB
Dengan gaya bicara beliau yang ceplas ceplos sejak awal kemunculan beliau, membuat saya senang menonton setiap ceramah yang dibawakan tanpa rasa bosan. Yang ada justru dibuat senyum-senyum sendiri sambil memaknai dalam hati bahwa apa yang diucapkan beliau lebih banyak benarnya. Ya iyalah, Mamah Dedeh berbicara dalam kapasitasnya sebagai pendakwah yang selalu menyitir ayat-ayat Al Qur'an. Terkadang manusia itu lebih senang mendengarkan ceramah yang dibalut dalam gurauan agar maknanya lebih sampai di hati. Tentu gurauan yang tak berlebihan ya karena aku sendiripun tidak suka jika bercanda terlalu berlebihan. Bukankah Islam melarang segala sesuatu yang berlebihan.

Sedangkan untuk media sosial sendiri seperti Youtube dan Instagram terus terang aku tidak memiliki channel spesifik untuk ditonton setiap hari seperti yang aku sebut di awal.

Mungkin ceramah yang kita dengar di setiap bulan Ramadan mengangkat tema yang itu-itu saja namun bagiku itu merupakan sarana untuk charge keimananku yang naik turun ini. Untuk diriku sendiri jujur jika bulan Ramadan usai, belum tentu aku akan rutin mendengarkan ceramah agama baik di televisi maupun di media sosial. 

Pas sekali rasanya Ramadan tahun ini aku banyak mengambil hikmah atas badai pandemi yang sedang terjadi sambil mendengarkan tausiyah dari para ustadz dan ustadzah yang mumpuni di bidangnya. Mungkin ini juga merupakan teguran untukku agar menyemputkan waktu tidak hanya di bulan Ramadan saja jika ingin mendapat siraman rohani.

Sungguh malu rasanya kepada Allah SWT manakala aku hanya datang di saat sedang susah dan sedih. Padahal Allah SWT selalu ada untukku dan kalian seburuk apapun kondisi hidup kita.


Al Qur'an Surat Al Baqarah ayat 152
"Ingatlah kami kepada-Ku, niscaya (Aku) ingat pula kepadamu"

AL Qur'an Surat Asy Syu'ra ayat 30
"Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)"

Lalu bagaimana dengan kalian ? Acara televisi apa yang sering kalian tonton jika bulan Ramadan tiba ? Yuk bagikan di kolom komentar yah.


1 comment:

Powered by Blogger.