Pada kesempatan kali ini, kelas nulisyuk batch 38 memberikan tantangan menulis kembali yaitu dengan tema "Kenapa Aku Menulis Di Blog ?". Bagiku ini tema sama menariknya dengan tema sebelumnya. Menulis di blog berbeda dengan menulis di media sosial lainnya. Kenapa aku mengatakan berbeda karena di blog kita tidak bisa menyetting privasi. Kecuali untuk komentar bisa disetting privasi sehingga jika ada komentar yang tidak kita inginkan dapat kita sembunyikan atau bahkan tidak tampilkan. Coba kita lihat media sosial lain seperti Facebook dan Instagram yang dapat kita setting privasi agar tidak semua orang bisa menjadi teman atau pengikut kita. Namun di blog semua netizen dari penjuru dunia dapat mengakses blog kita. Pernah aku iseng membuka grafik kunjungan blog ternyata di baca oleh masyarakat yang berada di Taiwan. Entah mereka benar warga asli Taiwan atau warga negara Indonesia yang berada di Taiwan dan mereka tidak sengaja mampir ke blogku. Apapun juga aku merasa senang karena statistik blog yang aku buat di tahun 2016 sekarang sudah mulai meningkat. Aku akui peningkatan viewers pada blogku banyak terbantu oleh salah satu komunitas yang aku ikuti (aku tidak bisa menyebut nama komunitasnya karena menurutku kurang etis jika disebutkan, mungkin teman-teman nulisyuk batch 38 akan tahu setelah berselancar ke blogku). Sehingga dapat aku katakan bahwa menulis di blog dapat menjangkau seluruh manusia di belahan dunia manapun tentu saja yang terkoneksi dengan internet.

Selain memperkenalkan tulisan kita pada jangkauan yang lebih luas lagi, menulis di blog memungkinkan kita memperoleh pendapatan. Bisa saja melalui media sosial lain kita mendapatkan penghasilkan namun yang saya ketahui dengan menulis di blog ada semacam menu untuk menambah penghasilan. Menu tersebut bernama adsense yang merupakan program kerjasama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh google (sumber Wikipedia). Aku sendiri pun masih kurang paham dengan cara kerja google adsense dan masih belajar secara otodidak. Meskipun tekadku sangat besar untuk menjadi seorang penulis profesional namun aku tak ingin terburu-buru dalam melakukan sesuatu hal. Paling tidak aku akan berlatih menulis sampai enam bulan ke depan. Mempelajari PUEBI dan KBBI.

Beberapa hari yang lalu aku berkunjung ke salah satu toko buku terbesar di Surabaya, dan aku melihat-melihat ke beberapa buku dimana penulisnya sudah aku ketahui dari instagram. Salah satunya merupakan mentorku di nulisyuk batch 33 yaitu Kak Saskia Ratry Arsiwie. Betapa senangnya aku melihat buku beliau bertengger di salah satu rak buku di toko buku itu bersanding dengan penulis kenamaan lainnya. Aku yakin Kak Saskia juga pernah melewati fase pemula dan bisa berhasil seperti sekarang ini.

Akhir kata, aku mengajak kepada seluruh teman-teman pembelajar nulisyuk batch 38 ini untuk segera membuka blog kita yang sudah lama tidak kita kunjungi. Membersihkan sisa debu dan mulai menorehkan ketikan-ketikan kita menjadi suatu tulisan. Apapun tulisan itu, tidak penting bagus atau belum. Yang terpenting kita harus memulainya dari sekarang. Lalu bagi teman-teman yang baru memulai membuat blog, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Setiap individu memiliki fase keberhasilan yang berbeda-beda. Jangan pernah takut untuk mencoba dan memulai. Kobarkan rasa percaya diri kita dan yakinlah suatu saat tulisan kita akan menemukan pembacanya sendiri.

Salam literasi !