Penutupan Beberapa Gerai Giant di Surabaya

Sumber Gambar : Google


Giant yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti raksasa, sangatlah cocok sebagai sebuah nama hipermarket terbesar di Indonesia pada awal tahun 2000an. Saya masih ingat pada tahun 2002 dimana Giant pertama kali berdiri di Maspion Square di jalan Ahmad Yani, Surabaya. Saya beserta ibu dan kakak perempuan menjejakkan kaki pertama ke Giant sebulan setelah supermarket itu buka. Bukan main, jumlah pengunjung sangat membludak. Mungkin karena masih baru satu Giant Hypermart yang berdiri di Surabaya. Beberapa tahun kemudian, dibangunlah Giant-Giant lain yang tersebar di beberapa lokasi di Surabaya. 

Saya memang suka sekali berbelanja di Giant karena ada promo JSM yaitu Jumat, Sabtu Minggu dimana beberapa item barang yang dijual mendapat potongan harga. Sebagai seorang istri yang mengelola pengeluaran rumah tangga, harga murah menjadi hal yang dinanti apalagi menjelang akhir bulan dimana kebutuhan bulanan sudah hampir habis semua.

Beberapa bulan yang lalu saya membaca berita di media sosial bahwa Giant, salah satu hipermarket besar di Indonesia akan melakukan penutupan di beberapa gerai. Awalnya dalam hati saya merasa santai saja, toh beritanya di Jakarta bukan di Surabaya jadi tidak berpengaruh juga. Namun ternyata dugaan saya salah.

Saya tidak mengetahui Giant di Surabaya akan tutup mengikuti "kakak-kakaknya" di Jakarta. Suatu ketika di bulan September saya dan suami iseng berbelanja ke Giant yang berlokasi di Pondok Candra. Saya heran kanapa dari pintu masuk sampai ke dalam area toko, tertempel stiker yang bertuliskan "SEMUA HARUS TERJUAL HABIS" dan "DISKON SEMUA HARGA". Uniknya stiker tersebut terpasang sangat banyak sehingga membuat orang semakin penasaran untuk datang berbelanja. Setelah memilih barang, saya pun pergi ke kasir bermaksud membayar belanjaan. Kepada kasir saya menanyakan kenapa banyak sekali diskon di semua barang. Ternyata kasir mengatakan bahwa Giant akan tutup per 27 Oktober 2019. Ketika saya tanya alasannya, si kasir mengatakan bahwa kontraknya akan habis di tanggal tersebut. Baiklah, saya tidak melanjutkan percakapan karena di belakang sudah banyak pembeli lain mengantri.

Tidak cukup sampai disitu, pada awal Oktober 2019 lalu, saya kembali berbelanja di Giant. Kali ini saya berbelanja di gerai yang paling kecil yaitu skala minimarket. Saya semakin bingung melihat stiker-stiker ditempel persis sama dengan kondisi Giant Super Store di Pondok Candra. Padahal ini skala minimarket, skala yang paling kecil menurut saya. Dengan tingkat keingintahuan yang tinggi, saya pun kembali bertanya pada kasir yang bertugas. Si kasir menjawab persis dengan jawaban kasir yang bertugas di Giant Pondok Candra, yaitu Giant akan berhenti beroperasi pada 27 November 2019. Tiba-tiba dada ini menjadi sesak oleh jawaban si kasir. Terlebih melihat semburat kesedihan dari wajah kasir yang cantik dengan kerudung kuningnya.

Saya tidak mengikuti perkembangan perekonomian di Indonesia, karena memang saya tidak merasa punya kemampuan menganalisa keadaan ekonomi di negeri ini. Hanya saja dengan ditutupnya sejumlah gerai Giant di beberapa kota besar di Indonesia membuat saya berpikir dan bertanya bagaimana nasib karyawan Giant yang sudah bertahun-tahun setelah adanya penutupan ini. Akankah mereka diberhentikan secara otomatis atau di pindah tugaskan ke gerai lainnya yang mungkin saja kekurangan karyawan ? Wallahu A'lam Bishowab.


Post a Comment

6 Comments

  1. Efek ekonomi digital ya mbak. Moga kita semua bisa bertahan di situasi perekonomian yg tak pasti ini ya..

    ReplyDelete
  2. Pdhal ada kenangan di giant Cirebon, tp tutup

    ReplyDelete
  3. efek online shop besar yang menggurita di Indonesia, ditambah online shop asing seperti L***d* dan S***p*

    ReplyDelete