Jangan Bermusuhan Dengan AI, Gunakan Untuk Brainstorming Dalam Menghasilkan Artikel Menarik

Jangan bermusuhan dengan AI
Bing Image Creator

Sebagai blogger, saya pernah berprinsip tidak mau menggunakan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan untuk membantu menulis artikel. Namun ternyata saya pribadi pun harus meluruskan prinsip tersebut. 

Dunia makin cepat mengalami perubahan khususnya di bidang teknologi. Saat ini kita pun harus belajar menerima keberadaan AI atau kecerdasan buatan dalam menunjang pekerjaan. Bahkan profesi blogger yang saat ini sedang saya geluti pun banyak didukung oleh hasil brainstorming dengan AI.

Kalau kita tidak mengikuti perkembangan zaman maka kita akan tergerus dengan sendirinya. Hal itu nyata adanya. 

Beberapa contoh bahwa teknologi dapat tergantikan oleh yang lain misalnya saja handphone Nokia yang pernah berjaya di era 2010an dengan sistem operasi Symbian, namun kemudian tergeser oleh teknologi smartphone Android. Meskipun sekarang Nokia sudah beralih ke teknologi Android, namun selama kurang lebih 3 tahunan pamor merek tersebut sempat tak terdengar.

Sama halnya dengan dunia blogging dimana  sejujurnya ada sedikit kekhawatiran bahwa AI akan menggantikan peran penulis. Kalau AI 100% menggantikan peran penulis, bisa jadi job blog lama kelamaan akan makin sepi donk. 

Tidak hanya blogger, profesi content writer pun dikhawatirkan akan "punah" karena tergantikan oleh kemampuan AI dalam menulis sebuah artikel.

Namun jangan khawatir karena AI bukanlah "pemusnah" profesi blogger maupun content writer, melainkan asisten super yang bisa melipatgandakan produktivitas kamu sebagai seorang blogger.

Dan sebaiknya memang blogger berdamai dan justru memanfaatkan AI untuk bekerja lebih cerdas.

Ada hal yang tidak dimiliki AI apabila menjalankan perannya sebagai penulis, yaitu pengalaman sebagai manusia ketika menulis sebuah artikel.

AI bisa memberikan informasi, tapi AI tidak bisa menceritakan bagaimana rasanya mencoba misalnya sebuah kafe baru, bagaimana sedihnya gagal dalam bisnis, atau opini unik yang dimiliki seorang blogger. AI tidak punya pengalaman emosional untuk dituangkan menjadi tulisan.

Cara Memanfaatkan AI untuk Produktivitas Blogging

Blogger yang kreatif akan menggunakan AI sebagai mitra brainstorming, bukan sebagai pengganti kreativitas. Hal-hal yang bisa kamu lakukan menggunakan AI ketika akan menulis misalnya saja:

1. Riset Kata Kunci dan Ide Konten

Biasanya ketika bingung hendak menulis tentang tema apa untuk diposting di blog atau UGC seperti Kompasiana, biasanya saya akan meminta bantuan AI untuk mencari tema yang sedang tren di masyarakat kita. Itupun tidak langsung saya eksekusi menjadi tulisan.

Tema-tema yang ditawarkan oleh AI akan saya pilah terlebih dahulu, mana yang cocok dengan selera tulisan saya.

Jujur saja, AI sangat mahir dalam memetakan topik yang sedang tren atau mencari niche yang belum banyak dibahas.

Berikut merupakan satu perintah AI yang pernah saya pakai untuk brainstorming: "Berikan 10 ide artikel blog tentang gaya hidup minimalis untuk masyarakat perkotaan."

2. Membuat Kerangka Tulisan (Outline)

Tentunya sebagai blogger saya sering mengalami writer’s block atau kondisi dimana merasa buntu ingin menulis apa. Nah, zaman sekarang AI bisa membantu menyusun struktur tulisan agar lebih sistematis.

Kamu bisa membuat kerangka tulisan dengan bantuan AI. Namun sekali lagi, jangan langsung digunakan mentah-mentah ya! Gunakan kreativitasmu untuk bisa mengembangkan kembali apa yang sudah diberikan oleh AI.

Sebisa mungkin dalam artikel yang kamu tulis, berikan sentuhan humor dan juga emosi di dalamnya, agar pembaca yang membaca artikelmu dapat merasakan sentuhan manusia di setiap kalimat yang tertulis. 

Sebab kalau saya perhatikan, AI cenderung menulis dengan nada yang datar dan terlalu rapi. Bukan berarti tulisan manusia itu tidak boleh rapi namun beberapa pembaca sudah peka dan dapat merasakan jika artikel yang dibacanya itu merupakan hasil prompt AI.

Menjadikan AI sebagai alat bantu tentu akan mempermudah dirimu ketika ingin menulis namun masih bingung tema apa yang hendak ditulis. Bahkan seorang SEO Content Writer pun bisa memanfaatkan AI untuk menulis artikel yang memungkinkan menduduki halaman awal di mesin pencarian.

Penutup

Artikel ini saya tulis sekaligus untuk memotivasi diri sendiri untuk tidak berkecil hati dengan keberadaan AI. Dunia akan terus berubah dan akan terasa cepat perubahan yang mungkin kita rasakan.

Sebisa mungkin kita harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan tersebut karena blogger sebagai salah satu profesi yang mengedepankan digitalisasi mau tidak mau juga harus berhadapan dengan teknologi baru.



Posting Komentar untuk "Jangan Bermusuhan Dengan AI, Gunakan Untuk Brainstorming Dalam Menghasilkan Artikel Menarik"